Segala puji bagi Allah Rabb semesta alam, sholawat dan salam semoga selalu terlimpahkan kepada Rasul kita yang mulia beserta para keluarganya, sahabatnya, dan siapa saja yang berjalan di atas manhajnya dan mengikuti petunjuknya hingga hari Kiamat. Amma ba’d;
Saudaraku muslimah, sesungguhnya kebaikan-kebaikanmu ada pada hijabmu, dan jika anda bertanya mengapa ? maka jawabannya:
Karena di dalamnya terdapat Ridho dari Rabb kalian, yang telah memerintahkan wanita untuk menutup tubuhnya, Allah berfirman: {Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.}QS Al-Ahzab : 59
Berkata Ummu Salamah isteri Nabi shollallahu ‘alaihi wa sallam saat ayat ini turun, (wanita-wanita Anshar pun keluar rumah seakan diatas kepala-kepala mereka terdapat gagak lantaran pakaian (jilbab) yang mereka kenakan). Maka ambilah pelajaran wahai saudaraku muslimah bagaimana cepatnya para sahabat (semoga Allah meridhoi mereka), dalam memenuhi perintah Allah.
Karena itu menjaga kamu dari keburukan, ambilah pelajaran dari firman Allah ta’ala yang artinya: {… Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu…} jika kamu memakai Hijab yang benar, hal itu akan menghindarkan kamu dari keburukan orang-orang fasiq dan pria hidung belang yang mengintai para muslimah. Maka dengan inilah kamu menjaga kesucianmu.
Karena itu juga berhubungan dengan kebersihan, Allah ta’ala berfirman: {…Apabila kamu meminta sesuatu (keperluan) kepada mereka (isteri-isteri Nabi), maka mintalah dari belakang tabir. Cara yang demikian itu lebih suci bagi hatimu dan hati mereka…} QS Al-Ahzab : 53. Hijab dapat membuat hati orang-orang yang beriman baik laki-laki maupun perempuan menjadi bersih, karena mata jika tidak melihat maka tidak akan timbul hasrat dari dalam hati. Dan disinilah, ketika hati menjadi bersih karena tidak adanya pandangan, tidak akan ada fitnah karena sesuatu yang membuat hati itu senang telah terputus dengan adanya Hijab.
Karena di dalamnya ada penutup bagimu, Rasulullah bersabda: “Sesungguhnya Allâh ‘Azza wa Jalla Maha Pemalu lagi Maha Menutupi, Dia mencintai (sifat) malu dan menutup (aib/aurat).” Dan Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda: “Wanita mana saja yang menanggalkan pakaiannya di selain rumah suaminya, maka Alloh menyobek tabir-Nya darinya”.
Karena di situlah taqwamu kepada Allah, Allah ta’ala berfirman: {Hai anak Adam, sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutup auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan. Dan pakaian takwa itulah yang paling baik…} QS Al-A’raf : 26
Karena di situlah imanmu kepada Allah, Allah ta’ala telah berfirman: {…Dan katakanlah kepada wanita-wanita yang beriman…) dan Allah ‘azza wa jalla juga berfirman : {…Dan para wanita-wanita orang-orang yang beriman…} maka renungkanlah wahai saudari muslimah !
Karena di situlah keteguhanmu, tidak-lah engkau ketahui musuh-musuh Allah ‘azza wa jalla yang kerap memusuhi Hijab ? dan semuanya menyaksikan tentang dilarangnya penggunaan hijab bagi para muslimah di sebagian negara-negara di dunia. Tahukah kalian sebabnya ? Karena hijab termasuk syiar dari syi’ar-syi’ar Islam dan mengancam kebebasan versi mereka yang lebih pantas disebut sebagai penghancuran moral. Dengan kalian memakai hijab, maka kalian telah menunjukan keteguhan kalian terhadap upaya permusuhan terhadap Islam, Allah ta’ala berfirman: “Mereka berkehendak memadamkan cahaya (agama) Allah dengan mulut (ucapan-ucapan) mereka, dan Allah tidak menghendaki selain menyempurnakan cahaya-Nya, walaupun orang-orang yang kafir tidak menyukai”.
Saudari muslimah, setelah saudari mengetahui semua ini, sekarang saudari harus tahu bagaimana hijab yang syar’i dalam Islam beserta dalil-dalilnya:
Hijab harus menutup semua aurat, Allah ta’ala berfirman: {Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya,…} Ummul Mukminin, Aisyah –semoga Allah meridhoinya- berkata ketika ayat ini turun: “Rahmat Alloh swt atas wanita-wanita kaum muhajirin awal, tatkala Alloh swt menurunkan ayat (yang artinya): “Hendaklah mereka mengulurkan kerudung-kerudung mereka ke atas dada-dada mereka” [Surat An-Nuur: 31], mereka merobek kain sarung yang mereka miliki kemudian mereka berkerudung dengannya.”.
Hendaknya hijab tidak menjadi perhiasan bagi dirinya, tidak mencolok atau memiliki warna cerah yang menarik, tidak memikat perhatian, dan tidak terdapat corak atau hiasan. Karena Allah berfirman: {…dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya…}.Seorang sahabat yang bernama Jalil ibn Mas’ud RA ketika menafsirkan potongan ayat {kecuali yang (biasa) nampak darinya} adalah pakaian.
Hijab hendaklah tebal dan lebar, tidak ketat, tipis bahkan transparan, dan tidak membentuk bentuk tubuh, Rasulullah bersabda: “Ada dua golongan dari penduduk neraka yang belum pernah aku lihat: Suatu kaum yang memiliki cambuk seperti ekor sapi untuk memukul manusia dan para wanita yang berpakaian tapi telanjang, berlenggak-lenggok, kepala mereka seperti punuk unta yang miring. Wanita seperti itu tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium baunya, walaupun baunya tercium selama perjalanan sekian dan sekian.” (HR. Muslim no. 2128).
Catatan: Saudari muslimah, hindarilah keluar dari rumahmu dengan memakai wangi-wangian, karena Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa sallam mengingatkan kita akan wanita yang keluar dengan memakai wangi-wangian dan melewati sekumpulan laki-laki : “Setiap mata berzina dan seorang wanita jika memakai minyak wangi lalu lewat di sebuah majelis (perkumpulan), maka dia adalah wanita yang begini, begini, yaitu seorang wanita pezina”. (HR. Tirmidzi dan dishahihkan di dalam kitab Shahih At Targhib wa At Tarhib, no. 2019)
Artikel: Shoutussalam
